{ "@context": "https://schema.org", "@type": "BreadcrumbList", "itemListElement": [ { "@type": "ListItem", "position": 1, "name": "Home", "item": "https://anihrasul.blogspot.com/" }, { "@type": "ListItem", "position": 2, "name": "News", "item": "https://anihrasul.blogspot.com/search/label/news?m=0" }, { "@type": "ListItem", "position": 3, "name": "Subcategory", "item": "https://anihrasul.blogspot.com/search/label/news?m=1" } ] }

, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk melaksanakan kunjungan kerja di Batang, Jawa Tengah pada hari Kamis (20/3/2025) mendatang.

Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media dari Sekretariat Presiden, menyebutkan bahwa prioritas besar dalam kunjungan itu adalah pelantikan resmi. kawasan ekonomi khusus ( KEK ) Industropolis Batang .

"Presiden berencana mengunjungi Jawa Tengah untuk urusan pekerjaan resmi. Salah satu poin utamanya adalah penguncian rasional dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang," jelas Yusuf saat dihubungi oleh media lewat pesan singkat pada hari Rabu, 19 Maret 2025.

Prabowo Akan Mengunjungi KEK Batang, Memeriksa Investasi China Sebesar 16 Triliun Rupiah

KEK Industropolis Batang adalah produk dari perubahan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Sebelumnya, hal ini diresmikan dalam Peraturan Presiden No. 106 tahun 2022 mengenai Peningkatan Investasi lewat Pembangunan Industri Terpadu (KITB) Batang.

Ubahannya ini dimaksudkan agar mendapat investasi yang lebih banyak lagi serta mendorong perkembangan sektor industri berjalan lebih cepat.

: Pemerintah Rencanakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Mendorong Pertumbuhan Industri Perawatan Wajah dan Keindahan

Pemerintah mengharapkan jumlah investasi yang masuk ke KEK Industropolis Batang bisa mencapai angka Rp75,8 triliun selama lima tahun mendatang.

Di samping itu, wilayah tersebut ditargetkan untuk menyediakan pekerjaan bagi sampai dengan 58.145 orang. Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang akan berfokus pada bidang manufaktur, logistik, serta distribusi demi mengokohkan sistem industri dalam negeri.

: RI Sediakan Red Carpet untuk Rusia, Kelola Kawasan Ekonomi Khusus

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan adanya investasi signifikan di KEK Batang senilai hinggaRp16 triliun.

"Kita menyebutkan tentang kemajuan dalam bidang ekonomi serta merencanakan zona-zona ekonomi khusus. Menurut presiden, KEK yang berada di Batang akan dikunjungi secara langsung olehnya pada hari Kamis mendatang," katanya saat memberikan keterangan kepada para jurnalis di area Istana Kepresidenan, Selasa (18/3/2025).

Salah satu kolaborasi yang sedang disusun adalah proyek tersebut. twin city twin park di antara Indonesia dan Fujian, China.

Airlangga mengatakan bahwa dana sebesar 16 triliun rupiah untuk Kawasan Ekonomi Khusus Batang adalah hasil dari pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Presiden China Xi Jinping.

 
Top